google.com, pub-5336422578016180, DIRECT, f08c47fec0942fa0

FUTURISTIK KESEHATAN DAN KETAHANAN BANGSA (GROWING NATION’S HUMAN CAPITAL) UNTUK PERINGATAN SUMPAH PEMUDA

Cakralink.com – Pekanbaru – Modal kehidupan adalah ketika kita berjalan di pantai dengan ketenangan deru ombak, merencanakan dan menata potensi untuk bergerak dinamis sebagai energi-energi yang memberikan nilai solutif dan sintesis saat deru ombak pasang menyeruak ke bibir pantai. Gelombang deru ombak tersebut datang lapis demi lapis menguji karakter potensi yang sudah dibentuk sebagai modal kehidupan.

 

Modal manusia sehat Indonesia adalah kita menyadari dan memahami suatu keanekaragaman sumber daya kesehatan sebagai potensi dan energi kesehatan dan ketahanan bangsa yang bergerak dinamis dalam united in diversity, bagian dari enam pilar transformasi kesehatan. United in diversity adalah keniscayaan yang perlu direngkuh dengan kuat untuk mengembangkan sumber daya kesehatan memiliki kemanfaatan tinggi untuk kualitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

 

Kualitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia merupakan indeks ketahanan sosial (solidaritas sosial) yaitu terpenuhinya pelayanan kesehatan, keberdayaan masyarakat dan jaminan kesehatan, dimensi pendidikan (akses pendidikan dasar, menengah dan lanjutan, akses kependidikan non formal, dan akses pengetahuan; dan dimensi pemukiman: indikator akses ke air bersih, akses ke sanitasi, akses ke listrik dan akses ke informasi dan komunikasi). Keseluruhan diatas sangat berkaitan dengan akses ketahanan ekonomi. (Oloan Sianturi,2022)

 

Soliditas kesehatan dan ketahanan bangsa merupakan bentuk proses alamiah yang dibutuhkan oleh masyarakat, jika mengikuti teori Abraham Maslow terpenuhinya aspek fisiologis, rasa aman, sosial, apresiasi dan aktualisasi diri. Implementasinya adalah terpenuhinya skala kebutuhan yang bersifat hirarki yaitu basic physical need sampai pada self-actualization dan fulfilment didukung oleh sistem hirarki kebutuhan (teori ERG) yang terkait dengan konsistensi ketahanan yaitu eksistensi (keberadaan), relatedness (hubungan/ kekerabatan) dan growth (Pertumbuhan).

 

Growing Human Capital keniscayaan yang perlu dibangun bersama untuk mendukung enam pilar transformasi kesehatan, baik secara kesisteman yaitu akses layanan kesehatan yang menjaring dari layanan kesehatan desa sampai dengan layanan kesehatan rujukan dan terpenuhinya akses tatanan pemberdayaan SDM kesehatan yang memiliki kemampuan reinventing (pemetaan geomedik dan intelijen medik) dan reengineering (perekayasaan sosial kesehatan) menjejak di setiap titik pelosok wilayah Indonesia.

 

Dengan demikian mengembangkan modal manusia sehat Indonesia memerlukan upaya dan kerja keras dari kita semua

 

Selamat Sumpah Pemuda Indonesia

 

Sosialisasi Implementasi Nilai-Nilai Kebangsaan sebagai Alumni TOT Lemhannas Gelombang III TA 2022 (Jakarta, 28 Oktober 2022)

 

Penulis:

Brigjen TNI (Purn) Dr. dr. Soroy Lardo, Sp.PD., K.PTI., FINASIM. – Direktur UPNVERI – UPN Veteran Health Research Institute – upnveri.com – Alumni TOT III TA. 2022 Lemhannas RI –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Pesan
Terima kasih atas kunjungnya pada website kami.